46577886 Teori kWh Meter

of 21/21
PUR / 08 / 08 / 07 kWh METER kWh meter adalah alat pengukur energi listrik yang mengukur secara langsung hasil kali tegangan, arus factor kerja,kali waktu yang tertentu (UI Cos φ t) yang bekerja padanya selama jangka waktu tertentu tersebut.
  • date post

    31-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    127
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of 46577886 Teori kWh Meter

kWh METER kWh meter adalah alat pengukur energi listrik yang mengukur secara langsung hasil kali tegangan, arus factor kerja,kali waktu yang tertentu (UI Cos t) yang bekerja padanya selama jangka waktu tertentu tersebut.PUR / 08 / 08 / 07

GAMBAR PRINSIP KERJA KWH METER

PUR / 08 / 08 / 07

Keterangan Gambar : M = Magnit permanent Cp = inti besi kumparan tegangan Wp =kumparan tegangan yang dapat dianggap sebagai reaktansi murni, karena lilitan cukup besar Cc = Inti besi kumparan arus Wc = kumparan arus Ip = arus yang mengalir melalui Wp I = Arus beban yang mengalir melalui Wc F= Kumparan penyesuaian fasa yang diberi tahanan R RGS = Register 1L & 2S = Terminal sumber daya masuk 2L & 1S = Terminal daya keluarPUR / 08 / 08 / 07

Contoh Papan nama Meter tarif tunggal

AWAS MEMBUKA

SEGEL DIDENDA

0 0 0 0 0 kWhMILIK P L N ENERTECSCHLUMBERGER

METER kWh FASA TIGA 4 KAWAT JENIS A6C2 5 (20) A 3 x 220 / 380 V 50 Hz k = 222.2/9 PUTARAN KwH

P. L. N.

No. JA3

0014709

00026702-1986

7810436 PUR / 08 / 08 / 07

BUATAN PERANCIS

Contoh Papan nama Meter tarif Ganda

MILIK P L N L

0 0 0 0 0kWh

MECOINDOENERTEC

N

0 0 0 0 0

220 V ~

KILO WATT HOUR FASA TIGA 4 KAWAT JENIS A6C1 KELAS 250 (100) A 3 x 220 / 380V 50 Hz k = 37 29/33 PUT/kWh

Nn

4885044 PUR / 08 / 08 / 07

1 2

ditimbulkan oleh arus I mengalir di kumparan Wc ditimbulkan oleh arus Ip mengalir di kumparan Wp dan Ip lagging 90 0 terhadap tegangannya

Sin = Cos 1 2

V

Gambar 2Dengan mengambil persamaan moment alat ukur type induksi : T = KW 1. 2 Sin

PUR / 08 / 08 / 07

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Kumparan Tegangan Kumparan arus Elemen Penggerak/piringan Rem Magnit Register Name Plate Terminal Klemp

PUR / 08 / 08 / 07

TEORI DASAR kWh METERPRINSIP KERJA KWh METERFluks TeganganKumparan tegangan Priring Aluminium Magnit permanen

S FFluks Arus

UUFluks Arus

SKumparan Arus

Beban

NPUR / 08 / 08 / 07

VEKTOR DIAGRAM

1

2

3

4

6

BEBAN

V I 1

F N

BBesar kopel yang bekerja pada piringan adalah : TD = K. W.1. 2.Sin TD ~ W.I. V/l .Sin (90 ) 2 TD ~ V.I.Cos N = V.I.Cos

V/LPUR / 08 / 08 / 07

Kecepatan putaran piringan ber Banding lurus dengan V.I.Cos

KOMPONEN kWh METER

Kumparan Tegangan Berfungsi sebagai pembangkit fluks Tegangan (u)U

Kumparan Arus Sebagai pembangkit fkuhs Arus (i) Piringan Aluminium Sebagai tempat integrasi u dan i Serta terjadinya arus foucault sehingga Timbul momen putar pada piringan.

S

PUR / 08 / 08 / 07

Magnit Permanen Berfungsi sebagai pengereman dan mem Berikan perlawanan putaran ikutan dari Piringan aluminium. Kotak Terminal Sebagai tempat kabel masuk dan keluar APP dari sambungan rumah ke instalasi

0 0 0 0 0 0

Register /pencatat Sebagai pencatat / penghitung jumlah Energi terpakai di tempat pelanggan.

PUR / 08 / 08 / 07

Fluks Tegangan

Pengawatan Normal

S FFluks Arus

UUFluks Arus

S N

I U

F

PUR / 08 / 08 / 07

Fluks Tegangan

Fasa dan Netral Dibalik posisinya

U FFluks Arus

SSFluks Arus

U N

I S

F

PUR / 08 / 08 / 07

KWh meter 1 fasaKumparan Arus dibalik

1

2

3

4

6

BEBAN

F NF

BI S

PUR / 08 / 08 / 07

KWh meter 3 fasaPengawatan Normal

R

1

2 3 4

5

6 7

8 9

10 12

BEBAN

ST N

B

Pr = Ur . Ir . 1x = Ps = Us . Is . 1x = Pt = Ut . It . 1x = P3 =PUR / 08 / 08 / 07

1x 1x 1x 3x

kWh meter 3 fasa R & S dibalik

R

1

2 3 4

5

6 7

8 9

10 12

BEBAN

ST N

B

Ps = Us . Is . 1x = Pr = Ur . Ir . 1x = Pt = Ut . It . 1x = P3 =PUR / 08 / 08 / 07

1x 1x 1x 3x

Kumparan Arus fasa R dibalik

R

1

2 3 4

5

6 7

8 9

10 12

BEBAN

ST N

B

Pr = Ur . Ir . (-1x) = -1x Ps = Us . Is . 1x = 1x Pt = Ut . It . 1x = 1x P3 = +1xPUR / 08 / 08 / 07

Kumparan fasa R & S dibalik

R

1

2 3 4

5

6 7

8 9

10 12

BEBAN

ST N

B

Pr = Ur . Ir . (-1x) = -1x Ps = Us . Is . (-1x) = -1x Pt = Ut . It . 1x = 1x P3 = -1xPUR / 08 / 08 / 07

Fasa R, S, T dibalik

R

1

2 3 4

5

6 7

8 9

10 12

BEBAN

ST N

B

PUR / 08 / 08 / 07

Pr = Ur . Ir . (-1x) = Ps = Us . Is . (-1x) = Pt = Ut . It . (-1x) = P3 =

-1x -1x -1x -3x

VEKTOR U & I PADA KWH & KVARH 3 PHASEURSUR URT

Ir-US -UT

-Is

-ItUST

UTS

ItUT

IsUS

-Ir-UR

Cos 0 = 1 Cos 30 = 0,866 Cos 60 = 0,5 Cos 90 = 0 Cos 120 = -0,5 Cos 150 = -0,866 Cos 180 = -1 Cos 210 = -0,866 Cos 240 = -0,5 Cos 270 = 0 Cos 300 = 0,5 Cos 330 = 0,866 Cos 360 = 1

PUR / 08 / 08 / UTR 07

USR

PUR / 08 / 08 / 07