Modul 6_Fire Explosion

download Modul 6_Fire Explosion

of 36

  • date post

    16-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    14
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Fire Explosion

Transcript of Modul 6_Fire Explosion

  • FIRE, EXPLOSURE AND PROTECTION

  • RUANG LINGKUPPendahuluanBahaya Ledakan Pencegahan KebakaranPemadaman Api

  • API

  • FIRE TRIANGLE

  • Mekanisme Perpindahan PanasQ = kuantitas dari perpindahan panas = emisivitas, dengan variasi warna & tekstur partikelA = Luas permukaan heat transferT1 = temperatur absolut pada elemen T rendah, 0RT2 = temperatur absolut pada elemen T tinggi, 0RQ = laju panas konduksi dt/dx = gradien temperatur k = konduktivitas termalQ = transmisi panasA = Luas dari permukaan transfer panasT1 = Temperatur LingkunganT2 = Temperatur pada interface

  • Reducing Agent (fuel)Chemical ReactOxidizing AgentHeatFire Tetrahedron

  • FLAMMABLE LIMITSBatas flammability didefinisikan sebagai daerah konsentrasi dimana substansi yang bersifat dapat terbakar (flammable) dapat menghasilkan api atau ledakan saat terdapat sumber ignition seperti percikan atau lidah api.

  • Tabel. Tipikal flammable limits

  • Tabel. Tipikal flammable limits

  • Flammable Limits

  • Tingkat Perambatan ApiTergantung pada rasio bahan bakar-udara dan karakteristik bahan bakarlaju rata-rata perjalanan api melalui campuran uap atau gas-udara 15 ft/s api menjadi lambat untuk menarik lebih banyak udara ke dalam campuran campuran sulit menyalaCampuran bahan bakar-udaraBertemuUFLLFL

  • Sumber-Sumber PengapianAda banyak potensi sumber pengapian pada operasi industri:

    Elektrik bunga apiMerokok dan korek apiPanas friksionalPermukaan panas Bahan yang terlalu panasApi terbukaPemanasan spontanPengelasan dan pemotonganPembakaran partikel

  • Sistem untuk mengidentifikasi tingkat suatu bahaya

    NFPA (The National Fire Protection Association)Mengembangkan kode warnaSistem numerik untuk menunjukkan kesehatan, mudah terbakar dan bahaya reaktivitas bahan kimia. Simbol pencegahan khusus dapat digunakan jika perlu.Degree of Hazard

    NoTingkat Bahaya4Ekstrim3Berat2Sedang1Sedikit0Sangat sedikit

  • Penanda Tambahan

  • Bahaya PeledakTergantung padaCampuran Udara-UapSuhu AwalTekanan Awal

  • Gambar 6.4 PENGARUH VOLUME PADA TEKANAN LEDAKAN DAN WAKTU.

  • PENGARUH TEKANAN & SUHU AWALTERHADAP TEKANAN LEDAKAN DAN WAKTU.

  • FLAMMABLE UAP CLOUDS

    Pelepasan cairan yang mudah terbakar menghasilkan awan uap mudah terbakar,pada suhu lingkungan berada di atas titik nyala cairan.awan uap mengandung campuran uap-udara+sumber pengapian

    awan uap yang dapat terbakar

  • Akibat Kebakaran: Manusia terlukaKematianBenda benda dapat rusak atau hancurEnergi radiasi sebagai permukaan panas emitor dengan radiasi panas atas dari type bahan bakar yang menguap dan ukuran api.

    radiasi suhu langsung dari perambatan api

  • Kolam api terjadi berdasarkan akumulasi dari kebakaran bahan bakar cair di tanah, dapat digambarkan untuk prediksi profil fluks panas.Api yang berasal dari kolam apim diameter dan panjang berdasarkan dari kecepatan kebakaran dan diameter kolammempunyai

  • DUST EXPLOSIONSDebu Partikel padat dengan ukuran lebih kecil dari 10 m & bergerak lambat di udaraPartikel padat mudah terbakar api dari campuran debu-udaraPelepasan energi besarKecapatan kenaikan tekanan sangat cepat

    Penyerapan permukaan oksigen oleh partikel padatan dari gas yang mudah terbakar selama pemanasan adalah faktor yang menyebabkan ledakan partikel debu

  • CONTOH monumen tambang batubara antrasit di Timur Laut Pennsylvania 7 ton karbon murni energi 205 juta BTU (216.000 juta joules), atau sepadan dengan 50 ton TNT proses pembakarannya berlangsung sangat lambat

    membiarkannya sebagai awan debu di udara

    menyalakan korek api

    ledakan debu yang dahsyat dan merusak6 orang meninggal dunia dan 37 orang terluka.

  • DASAR DASAR PENCEGAHAN KEBAKARAN

  • PENCEGAHAN KEBAKARAN EFEKTIF

    1. POTENSI KEBAKARAN

    2. DESAIN SERTA OPERASI ALAT

  • DESIGN DAN RANCANGAN ALATLokasi PabrikUnit Penyimpanan Operasi AlatFasilitasProperty

  • DETEKSI API DAN PENGONTROLANTujuan Utama deteksi api Mengurangi kecelakaan dan kerugian material (property)Klasifikasi deteksi api berdasarkan kejadian :Smoke detection (deteksi asap)Heat detectorFlame detectorFire gas detector

  • Standar pada deteksi api otomatis terdapat di NFPA 72 E yang menyediakan informasi yang berguna dan petunjuk dalan pemilihan deteksi api dan penempatannyaSNI 03-3989-2000Tatacara perencanaan dan pemasangan sistem springkle otomatis untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung

  • Tangki penyimpanan Untuk Cairan mudah terbakar

    Gambar Pan (tangki) Tipe Atap tanki mengapung (floating roof tank), (sumber NFPA 30, flammable and comustible liquids, copyright 1996)

  • Gambar standart cone roof /atap standar kerucut. (sumber NFPA 30, flammable and combustible liquids, copyright 1996)

  • Gambar tangki diagfragma/sekat terapung . (sumber NFPA 30, flammable and comustible liquids, copyright 1996)

  • PEMADAMAN APIAIR

    - efisien - membutuhkan personil minimal - cakupan cepat - biaya rendah - tidak beracun kelemahan potensial air - merusak produk(karatan) - konduktivitas listrik

  • CO2Mengencerkan campuran uap-udara di bawah batas yang mudah terbakarBersih dan inertTidak akan menghantarkan listrikMenyediakan pendinginan ke apiTidak membahayakan peralatan listrik sensitif

  • Bahan Kimia KeringMemadamkan api dengan cepatContoh : Natrium Karbonat, Kalium Karbonat, Kalium Oksalat

  • Busa

    - Agen pemadam efektif untuk cairan yang mudah terbakar yang memiliki berat jenis lebih rendah dari air- Daya apung busa yang memberikan kemampuan untuk membentuk penghalang memisahkan permukaan cairan yang mudah terbakar dari udara

  • ***********