ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA - Fk 30 16.pdf · PDF fileurine (urine creatinine) ......

download ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA - Fk 30 16.pdf · PDF fileurine (urine creatinine) ... Prosedur pengambilan dan Pemeriksaan Sampel Darah ... 4.9.7.1. Preparasi Irisan Histopatologi

If you can't read please download the document

  • date post

    03-Mar-2018
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA - Fk 30 16.pdf · PDF fileurine (urine creatinine) ......

  • SKRIPSI

    PENGARUH MINUMAN BERENERGI TERHADAP TERJADINYA PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA HEWAN COBA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN MARKER

    IMUNOHISTOKIMIA -SMOOTH MUSCLE ACTIN

    ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA

    FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DEPARTEMEN FARMASI KLINIS SURABAYA

    2016

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • SKRIPSI

    PENGARUH MINUMAN BERENERGI TERHADAP TERJADINYA PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA HEWAN COBA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN MARKER

    IMUNOHISTOKIMIA -SMOOTH MUSCLE ACTIN

    ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA

    FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DEPARTEMEN FARMASI KLINIS SURABAYA

    2016

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ...ANGGUN FITRARIA

  • vii

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang selalu

    memberikan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan

    skripsi ini yang berjudul PENGARUH MINUMAN BERENERGI

    TERHADAP TERJADINYA PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA

    HEWAN COBA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN MARKER

    IMUNOHISTOKIMIA ALPHA-SMOOTH MUSCLE ACTIN sebagai

    syarat untuk mencapai gelar sarjana farmasi (S.Farm.).

    Penulis menyadari bahwa saat disusunnya skripsi ini, tidak lepas

    dari dukungan dan dorongan dari orang-orang sekitar sehingga skripsi ini

    dapat terselesaikan. Maka dari itu, disini penulis ingin mengucapkan terima

    kasih terhadap semua orang yang telah membantu penulis dalam menyusun

    skripsi ini, baik dengan dukungan semangat, inspirasi, maupun materil yang

    penulis sampaikan kepada :

    1. Bapak Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA. selaku

    Rektor Universitas Airlangga yang mampu memimpin

    universitas dengan baik

    2. Ibu Dr. Umi Athiyah, MS., Apt., selaku Dekan Fakultas

    Farmasi Universitas Airlangga yang selalu memimpin fakultas

    ini dengan baik dan dapat mengatur regulasi sehingga skripsi

    penulis dapat berjalan dengan baik

    3. Bapak Mahardian Rahmadi, S.Si., M.Sc., PhD., Apt. dan Ibu

    Zamrotul Izzah, S.Farm., M.Sc., Apt. sebagai dosen

    pembimbing yang selalu sabar membimbing penulis dan

    banyak memberikan inspirasi terhadap penulisan skripsi ini

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • viii

    4. Samirah, S.Si., Sp.FRS., Apt. dan Dr. Suharjono, Apt, MS.

    selaku dosen penguji yang memberikan masukan pada skripsi

    penulis sehingga skripsi ini menjadi lebih baik

    5. Ayah dan Ibu yang tidak kenal lelah menyemangati baik moril

    maupun materil sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

    ini

    6. Kedua kakak, kakak ipar, keponakan, dan keluarga besar

    penulis yang selalu memberikan penulis semangat dalam

    kehidupan penulis

    7. Teman-teman terdekat penulis, teman sekelas, dan teman

    KKN yang selalu memberikan inspirasi agar penulis dapat

    menjadi manusia yang lebih baik dan selalu ada untuk

    memberikan semangat

    8. Teman-teman yang mengambil skripsi eksperimental yang

    selalu ada disaat penulis membutuhkan bantuan, yang selalu

    memberikan kekuatan dan semangat

    9. Dan pihak-pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per

    satu

    Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak lupu dari

    kesalahan, maka penulis menerima sebanyak-banyaknya masukan dan saran

    dari pembaca sehingga skripsi ini dapat menjadi lebih baik lagi. Penulis

    berharap skripsi ini dapat bermanfaat untuk ilmu pengetahuan di masa

    mendatang, terutama di bidang farmasi.

    Surabaya, Agustus 2016

    Penulis

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • ix

    RINGKASAN

    PENGARUH MINUMAN BERENERGI TERHADAP TERJADINYA PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA HEWAN COBA TIKUS PUTIH

    (Rattus norvegicus) DENGAN MARKER IMUNOHISTOKIMIA -SMOOTH MUSCLE ACTIN

    ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA

    Minuman berenergi termasuk salah satu makanan yang terdiri

    dari komponen multivitamin makronutrien (karbohidrat, protein), taurin, dengan atau tanpa kafein dan biasanya diindikasikan untuk menambah tenaga, kesegaran, stimulasi, metabolisme, memelihara kesehatan dan stamina tubuh, yang diminum pada saat bekerja keras atau setelah berolah raga. Minuman berenergi merupakan faktor risiko yang memberikan kontribusi terhadap berkembangnya penyakit ginjal kronis. Penurunan kesehatan seseorang yang mengonsumsi minuman berenergi biasanya dikaitkan dengan kandungan kafein didalamnya, sehingga pada penelitian ini ditujukan untuk melihat apakah terdapat pengaruh dari kafein dalam minuman berenergi terhadap terjadinya penyakit ginjal kronis pada hewan coba. Penyakit ginjal kronis merupakan sebuah kehilangan fungsi ginjal yang terjadi secara progresif selama beberapa bulan sampai tahunan, yang ciri-cirinya terjadi perubahan secara berangsur-angsur terhadap normal struktur ginjal dengan fibrosis intersisial. Frekuensi konsumsi minuman berenergi pada pasien dengan penyakit ginjal kronis lebih sering daripada pada pasien non-penyakit ginjal kronis, sehingga penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui efek minuman berenergi tersebut terhadap ginjal.

    Tiga puluh dua ekor hewan coba tikus putih yang dibagi menjadi empat kelompok (masing-masing 8 ekor) ditandai sebagai kelompok kontrol negatif (KN), kelompok kontrol positif (KP), kelompok perlakuan dosis rendah (P1), dan kelompok perlakuan dosis tinggi (P2). KN diberi perlakuan dengan aquadest, KP dengan kafein murni, P1 dengan minuman berenergi dosis 3,853 ml/kg BB, P2 dengan minuman berenergi dosis 7,709 ml/kg BB. Setiap kelompok diberi perlakuan dua kali sehari selama 60 hari. Pengambilan data meliputi urinalisis (kreatinin urin) dan hematologi (kreatinin serum dan BUN) yang dilakukan pada hari ke-0, 40, dan 60. Setelah hari ke-60, hewan diterminasi untuk diambil organ

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SKRIPSI PENGARUH MINUMAN BERENERGI ... ANGGUN FITRARIA

  • x

    ginjalnya untuk dianalisis secara histopatologi dan imunohistokimia menggunakan marker alpha-smooth muscle actin (alpha-SMA).

    Dari serangkaian analisis, didapatkan hasil bahwa minuman berenergi berpengaruh pada penurunan kadar kreatinin urin tiap kelompok percobaan (p

  • xi

    ABSTRACT

    THE EFFECT OF ENERGY DRINK OCCURING CHRONIC KIDNEY DISEASE IN RATS (Rattus novergicus) WITH -SMOOTH MUSCLE ACTIN AS MARKER OF IMMUNOHISTOCHEMISTRY

    ANGGUN FITRARIA NIRMALASARI PASMA

    Energy drink is one of beverages containing macronutrients, multivitamins, taurin, and caffeine to raise or maintain energy and freshness that can be drunk while having tough works or physical exercises. Caffeine is estimated as an inducer of chronic kidney disease thus decreasing kidney function by progessively interstitial fibrosis through months or years. This study used 32 rats divided into 4 groups (8 rats each group) as Negative Control (KN), Positive Control (KP), Low Dosage Treatment (P1), and High Dosage Treatment (P2). Aquadest was given to the KN group, KP group received pure caffeine and P1 group consumed energy drink at the dose of 3,853 mL/kg BW while P2 group got 7,709 mL/kg BW. Every group received the same treatment twice per day for 60 days. The urine (urine creatinine) and blood (serum creatinine and BUN) samples were taken at the 0th,40th, and 60th day of observation. At the end of treatment period, rats kidneys were taken by the surgical operation for histopathology and immunohistochemistry analisis using alpha-smooth muscle actin (alpha-SMA) as a marker. The results of this study revealed that energy drink decreased urine creatinine in each group (p

  • xii

    DAFTAR ISI

    Halaman

    DAFTAR ISI........................................................................................... xii

    DAFTAR TABEL................................................................................... xvi

    DAFTAR GAMBAR.............................................................................. xvii xvii

    DAFTAR LAMPIRAN........................................................................... xviii

    BAB I. PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang Masalah........................................... 1

    1.2. Rumusan Masalah.................................................... 6 6

    1.3. Tujuan Penelitian..................................................... 6

    1.3.1. Tujuan Umum.......................................................... 6

    1.3.2. Tujuan Khusus......................................................... 7

    1.4. Manfaat Penelitian................................................... 7

    BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

    2.1. Minuman Berenergi................................................. 8

    2.1.1 Definisi Minuman Berenergi................................... 8

    2.1.2 Kandungan Minuman Berenergi.............................. 8

    2.1.2.1. Kafein....................................................................... 8

    2.1.2.2. Taurin....................................................................... 13

    2.1.2.3. Ekstrak Gingseng.......